
Dilirik dari sejarahnya, kaum Yahudi atau Bani Israil adalah kaum penganut agama Yahudi dengan Taurat sebagai kitab sucinya yang diturunkan kepada Nabi Musa. Namun ketika itu Taurat diselewengkan isinya oleh para pendeta Yahudi demi mendapatkan keuntungan.
Para Nabi pun diutus untuk membimbing Bani Israil kembali ke jalan yang benar dengan membawa kebenaran Taurat yang sebenarnya, seperti Nabi Zakaria, Nabi Yahya dan Nabi Isa. Namun karena sifat orang Yahudi yang sombong dan keras kepala, sebagian besar dari mereka mengingkari para Nabi meski sudah melihat banyak mukjizat dan hanya sedikit yang beriman ketika itu.
Sifat mereka itu kemudian diturunkan turun menurun ke genarasi Yahudi selanjutnya. Hingga Islam datang, kaum Yahudi tetap tidak mau menerima kebenaran. Hanya sedikit umat Yahudi yang memeluk Islam pada zaman Nabi Muhammad. Sebagian besar kaum Yahudi sudah dikunci hatinya oleh Allah karena kesombongan mereka.
Tak heran jika golongan Yahudi zaman sekarang begitu gemar menyulut permusuhan dan membuat kerusakan demi tujuan mereka.
Baca Juga: Alasan Ilmiah Kenapa Orang Yahudi Sangat Pintar
Dalam Al-Quran saja ada banyak ayat yang menjelaskan tentang sifat orang Yahudi yang keras kepala, sombong dan suka membuat kerusakan di muka bumi ini. Berikut beberapa ayatnya yang berhasil WowMenariknya.com himpun.
1. Surat Al-Maidah ayat 82
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”. (QS: Al-Maidah: 82).
Yahudi adalah golongan orang yang paling keras dalam melawan orang-orang beriman. Buktinya saja mereka solah tak rela umat Muslim hidup tenang. Mereka suka mengusik kedamaian orang lain dan ingin merebutnya.
Tak hanya zaman sekarang, dulu juga kaum Yahudi suka memusuhi para Nabi dan bahkan membunuhnya, seperti Nabi Zakaria dan putranya Nabi Yahya. Mereka tak suka ada orang yang beriman di muka bumi ini.
2. Surat Al-Isra ayat 4
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil (Yahudi) dalam Kitab itu: ‘Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar'”.(QS: Al-Isra: 4).
Sudah dari dulunya orang Yahudi suka membuat kerusakan sampai sekarang. Dan dari keruskaan yang mereka perbuat, mereka malah bangga akan perbuatannya dan seolah-olah mereka melakukan hal yang benar. Mereka akan merusak seseorang, golongan atau negara demi tujuan mereka.
3. Surat Al-Maidah ayat 62
“Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu”. (QS: Al-Maidah: 62).
Melakukan dosa-dosa besar seperti berzinah, mabuk dan membunuh dianggap tradisi oleh kaum Yahudi. Tak hanya itu mereka suka membuat permusuhan dan senang akan permusuhan tersebut meski banyak orang yang jadi korban.
4. Surat Al-Baqarah ayat 79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan”. (QS: Al-Baqarah: 79).
Dulu, para pendeta Yahudi menyelewengkan isi sebenarnya dari kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa. Mereka mengubahnya dan menulis ulang isi Taurat sesuai kemauan mereka demi mendapatkan keuntungan berupa harta dan tahta. Kemudian para pendeta itu mengatakan bahwa kitab yang ditulisnya adalah dari Allah, padahal bukan.
Para pendeta Yahudi merasa dirinya paling benar sehingga berhak merubah isi Taurat yang sebenarnya. Kesombongan mereka telah mencelakakan mereka sendiri dan akan diturunkan sampai pada keturunannya.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Kehidupan Islam di Israel yang Jarang Diketahui
5. Surat Al-Baqarah ayat 87
“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?”. (QS: Al-Baqarah: 87).
Banyak Nabi yang diutus kepada Bani Israil atau Yahudi untuk mengembalikan mereka ke jalan yang benar. Namun kaum Yahudi ketika itu mengingkari kebenaran yang dibawa para Nabi dan malah memusuhinya dan bahkan ada yang mereka bunuh.
Para pendeta Yahudi yang durhaka merasa terancam dengan kebenaran yang dibawa para Nabi. Mereka kemudian memprovokasi penduduk Yahudi untuk jangan mempercayai perkataan Nabi dan menyebut mereka Nabi palsu. Dan sebagian besar umat Yahudi lebih percaya dengan perkataan para pendeta durhaka dibandingkan dengan perkataan para Nabi yang benar dan berakhlak mulia.
Pada zaman Nabi Isa, mukzijat-mukjizat diperlihatkan di depan kaum Yahudi ketika itu. Tapi mereka mengingkari mukzijat tersebut dan mengatakan kalau itu hanya sihir karena sifat keras kepala mereka yang sulit menerima kebenaran. Sifat mereka diturunkan sampai ke generasi Yahudi selanjutnya.
Itulah beberapa dari sekian banyak ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang sejarah dan sifat orang Yahudi. Mereka adalah kaum yang sombong, keras kepala dan suka membuat kerusakan di mana pun mereka berada.
Sumber :www.wowmenariknya.com

0 Response to "Kata Al-Quran Tentang Yahudi: Sombong, Keras Kepala dan Pembuat Kerusakan"
Posting Komentar